Showing posts with label soul. Show all posts
Showing posts with label soul. Show all posts

Saturday, January 22, 2011

FB @ AQ?


facebook atau Quran??

agak2 la,mane byk kita buka facebook berbanding Al-Quran??
kadang dlm solat pun mesti teringat kat facebook kan??
lepas solat kadang2 terus bukak facebook??
kadang-kadang kalau ada masalah mesti luah kat facebook kan??"ala,tensionnya","ala,bosannya..","
kadang-kadang bila terlalu hepy,ada kita bersyukur dgn baca Al-Quran??mesti facebook tmpat kongsi kegembiraan kan..
kita chatting dgn kawan2,ada kita tanya pasal makna2 ayat Al-Quran??

bukan nak buat sape2 trase,sebab nak gtau Al-Quran je dpt tolong kita dlm kubur n akhirat nanti..

kata ustaz,lau sorg tu giler sgt kat facebook akhirnya meniggal,xpayah baca yasin,letak saje facebook sebelah jenazah..dia xminat Quran dulu,mati suruh baca Quran..

pedas...............

Duhai hati

Manusia memang makhluk Allah yang paling mulia. Malah kalau nak dibandingkan jin Islam yang paling alim dengan manusia yang ibadatnya ala kadar saja pun tetap taraf manusia tu lebih tinggi dari jin yang alim. Tapi manusia tak kuat. Sebab ada dua makhluk dalam badan manusia yang lemah dan degil. Yang lemah namanya Hati dan yang degil namanya Nafsu. Satu boleh nampak boleh sentuh, satu lagi tak boleh dilihat dengan mata. 

Kadang-kadang bila manusia dah buat kesalahan dia rasa takut dan berjanji pada Penciptanya tak kan buat lagi. Tapi Hati manusia lemah susah untuk dia pegang janjinya pada Penciptanya. Itulah manusia... kita memang lemah tapi kita boleh cakap pada Hati untuk jadi kuat walaupun kadang-kadang Nafsu akan datang melemahkan semula. 

Duhai hati...
Letih yang engkau rasakan selama ini mungkin tak sebanding dengan letihnya hati mereka dalam menapaki kehidupan ini. Di dalam keletihan itu, mereka memahami bahwa letihnya mereka akan membuat mereka menjadi orang-orang seperti yang dicitakan. Lalu bagaimana denganmu wahai hatiku.. Baru sebentar saja engkau merasa letih tapi kau sudah merintih bagai seribu tahun kau mengalaminya.. Malulah pada mereka yang merasa letih tetapi mereka memaknai letihnya sebagai sesuatu yang dapat mengantarkannya pada sebuah kebahagiaan.. Bukankah orang yang berjuang dan berkorban itu letih? Bukankah akhir dari perjalanan orang yang berjuang dan berkorban itu sebuah kebahagiaan jika dijalani dengan ikhlas dan penuh kesungguhan??

Duhai hati..
Lelah memang terus menerus hal-hal kurang mengenakkan itu menerpa hidupmu. Tetapi jika kau renungi kembali kisah di atas, perjuangan mereka tidak mengenal lelah. Setiap lelah menghinggapi mereka, mereka beristirahat dan kemudian bangkit berjuang kembali. Mereka paham kalau diamnya mereka tak dapat membuahkan hasilapapun bagi kehidupannya. Mereka yakin perjuangan dan pengorbanannya selama ini, berlelah-lelahan, akan berbuah sebuah kebahagiaan yang tak dapat tergantikan nikmatnya. Lalu bagaimana denganmu wahai hatiku.. Baru sebentar saja kau diberi cobaan dan ujian tapi kau sudah merasa lelah dan menyerah.. Malulah kau pada mereka yang tak punya apa-apa tapi mereka tetap istiqamah berjuang dan berkorban hingga cita-cita mereka tercapai.. Bukankah orang yang berjuang dan berkorban itu lelah? Bukankah akhir dari kelelahan orang yang berjuang dan berkorban itu sebuah kebahagiaan jika dijalani dengan ikhlas dan penuh kesungguhan??

Nota penulis: Tulisan yang dicondongkan (italic) diambil dari dakwatuna.com untuk membaca artikel yang lengkap sila ke laman web tersebut. 

Wednesday, January 5, 2011

Nawaitu

I don't give a damn with grades. Not anymore. I just want to know. I just want to know more. That's it. I have no idea where will I stand in the next 6 month but at least I know where I want to stand in the next 6 month. 'Rezki' is in Allah's hand. We just have to work hard like we're going to live for another 1000 years.

I want to dream, chase and let myself go.

Thursday, November 25, 2010

Impian butaku

Saya selalu berkata pada diri saya, 
Calon suami saya mesti sempurna, muslim sejati yang taat akan perintah Allah, mampu mengimamkan solat saya dan anak-anak, pandai mentartil Quran.
Tapi, bila saya fikir balik dan cermin diri sendiri,

Siapalah saya untuk meminta seorang suami yang perfect,sedangkan diri banyak cacat cela.

Siapalah saya untuk meminta seorang suami yang mampu imamkan solat, sedangkan diri sendiri solat banyak tertinggal.

Siapalah saya untuk meminta seorang suami yang mampu mengajar anak mengaji, sedangkan diri sendiri gagap menghabiskan sepotong ayat dalam al-quran.

sunny.papico flickr

Wednesday, August 25, 2010

Kenapa Wanita Menangis





Seorang budak lelaki bertanya kepada ibunya, "Kenapa ibu menangis?"

"Sebab ibu perlu menangis," jawab ibu.

"Saya tak faham," kata budak lelaki itu.

Si ibu lalu memeluk anaknya dan berkata, "Kamu tak akan pernah faham."

Kemudian budak itu bertanya pula kepada ayahnya, "Kenapa ibu selalu menangis tanpa sebab?"

"Semua perempuan menangis tanpa sebab," jawab si ayah acuh tak acuh.

Masih keliru, anak kecil itu tertanya-tanya kenapa perempuan menangis, akhirnya bertanya kepada seorang sheikh yang tua. "Dia tentu tahu jawapannya," fikir anak kecil itu. "Wahai tuan sheikh! Mengapa perempuan terlalu mudah menangis?"

Tuan sheikh itu lalu menjawab: "Apabila Allah mencipta perempuan, dia dicipta agar menjadi makhluk yang sangat istimewa. Allah menjadikan bahu perempuan kuat agar dapat menampung beban di dunia namun lembut agar dapat memberi keselesaan.

Allah beri kepadanya kekuatan dalaman agar mengatasi sakit ketika melahirkan anak dan tolakan yang datang daripada bayinya. Perempuan diberi kecekalan yang menjadikannya tetap berusaha ketika yang lain putus asa, dan menjaga ahli keluarganya walaupun sakit dan penat tanpa sebarang rungutan.

Perempuan dikurniakan sifat sensitif supaya dia menyayangi anak-anaknya walau dalam apa keadaan sekalipun, walaupun ketika anaknya menyakiti hatinya. Allah memberi perempuan kekuatan untuk menemani suaminya sepanjang ketidaksempurnaan si suami dan menjadikan perempuan  daripada tulang rusuk suaminya untuk melindungi hati suami.

Allah memberi perempuan kebijaksanaan agar dia tahu bahawa suami yang baik tidak akan menyakiti isteri mereka, namun kadangkala perempuan diuji ketahanan dan keazamannya untuk tetap berdiri di sisi suaminya tanpa teragak-agak.

Akhir sekali, Allah memberi perempuan air mata. Air mata ini merupakan miliknya dan hanya untuk dia agar dapat digunakan bila-bila masa dia perlukan. Dia(Perempuan) tidak perlukan sebab atau alasan, air mata itu milik dia."

"Sekarang adakah kamu faham anakku, kecantikan seorang perempauan itu bukan pada baju yang dipakainya, bukan pada cantik wajahnya atau pada cara dia menyikat rambutnya. Cantik seorang perempuan perlu dilihat pada matanya, kerana disitulah letak pintu kepada hatinya - tempat dimana cinta berlabuh."

Budak lelaki itu akhirnya bertemu jawapannya dan tidak pernah bertanyakan soalan yang sama lagi.

Artikel ini saya terjemah daripada blog ini(klik), semoga bermanfaat dan tiada lagi Adam-Adam yang memandang rendah pada tangis seorang perempuan. Air mata itu milik kami hadiah dari Allah agar hati kami bisa tenang mengharungi berat dugaan dunia.

Friday, August 20, 2010

Perkara yang terbuku dihati ABAH/AYAH/PAPA/ABI/DADDY

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri,yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya...Akan sering merasa rindu sekali dengan ibunya..Lalu bagaimana dengan AYAH?

Mungkin kerana ibu lebih sering menelefon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata ayah-lah yang mengingatkan ibu untuk menelefonmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sekembalinya ayah dr bekerja dan dengan wajah lelah ayah selalu menanyakan pada ibu tentang khabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil.Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik basikal .Dan setelah ayah mengganggapmu sudah boleh menunggangnya, ayah akan melepaskan roda bantu di basikalmu .Kemudian Ibu bilang : "Jangan dulu ayahnya, jangan ditanggalkan dulu roda bantunya", itu kerana ibu takut puteri manisnya akan terjatuh lalu terluka....


Tapi sedarkah dikau?Bahwa ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu
mengayuh basikal dengan seksama kerana dia tahu puteri kecilnya PASTI mampu melakukannya.

Pada saat kamu menangis merengek meminta alat permainan yang baru, ibu menatapmu hiba.Tetapi ayah akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang" Tahukah kamu, ayah melakukan itu kerana ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi.




Saat kamu ditimpa sakit , ayah lah yang terlalu khawatir sampai kekadang sedikit membentak dengan berkata : "Sudah di beritahu! kamu jangan minum air sejuk!".Berbeza dengan ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.Ketahuilah, saat itu ayah benar-benar mengkhuatirkan keadaanmu..

Ketika kamu sudah beranjak muda remaja..Kamu mulai menuntut pada ayah untuk mendapat keizinan keluar malam, dan ayah bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".Tahukah kamu, bahwa ayah melakukan itu untuk menjagamu?Kerana bagi ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa
berharga..Setelah itu kamu marah pada ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...

Dan yang datang mengetok pintu dan memujukmu agar tidak marah adalah ayah.Tahukah kamu,bahwa saat itu ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?

Ketika saat seorang teman lelaki mulai sering menelefonmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu,ayah akan memasang wajah paling cool sedunia.... :') ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang berbuall berdua di ruang tamu..Sedarkah kamu, kalau hati ayah merasa cemburu?

Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.Maka yang dilakukan ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khuatirdan bimbang.Dan setelah perasaan khuatir itu berlarut - larut.Ketika melihat puteri kecilnya pulang larut malam hati ayah akan mengeras dan memarahimu..Sedarkah kamu, bahwa ini kerana hal yang di sangat ditakuti ayah akan segera datang? "Bahwa puteri kecilnya akan segera pergi meninggalkannya"



Setelah lulus SPM, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Doktor atau Engineer. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan ayah itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti.Tapi ayah tetap tersenyum dan menyokongmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan ayah.

Ketika kamu menjadi gadis dewasa.Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain.ayah harus melepaskanmu di bandar.Tahukah kamu bahwa badan ayah terasa kaku untuk memelukmu? Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasihat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati.Padahal ayah ingin sekali menangis seperti ibu dan memelukmu erat-erat.Yang ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT....kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

Disaat kamu kesempitan wang untuk membiayai perbelanjaan semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya boleh merasa sama dengan teman-temannya yang lain.Ketika permintaanmu bukan lagi sekadar meminta alat mainan yang baru, dan ayah tahu ia tidak mampu memberikan apa yang kamu inginkan...

Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : "Tidak.... Tidak boleh!" Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti ayah belikan untukmu".Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?

Saatnya kamu berjaya sebagai seorang sarjana. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "puteri kecilnya yang
tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang" Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada ayah untuk mengambilmu darinya.Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..Kerana Ayah tahu.....Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.

Dan akhirnya....

Saat ayah melihatmu duduk di kerusi pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya mampu menggantikannya, Ayah pun tersenyum bahagia..Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu ayah pergi kebelakang pentas pelaminan sebentar, dan menangis? Ayah menangis karena ayah sangat berbahagia, kemudian ayah berdoa....Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....Puteri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita solehah yang cantik....Bahagiakanlah dia bersama suaminya...rahmatilah kehidupan mereka Ya Allah"

Setelah itu Ayah hanya mampu menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....Ayah telah menyelesaikan tugasnya....Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita...Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu.Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU MAMPU" dalam segala hal..

Ana mendapatkan notes ini dari seorang sahabat, dan mungkin ada baiknya jika ana berkongsinya kepada sahabat-sahabat ana yang lain.Yup, banyak hal yang mungkin tidak bisa dikatakan Ayah / Bapak / Papi kita...tapi setidaknya kini kita mengerti apa yang tersembunyi dibalik hatinya.

wallahu a'alam.

Sumber: Haiya Fikr's Facebook Notes
Sumber gambar: Google